Hari ke 0, Balikpapan - Jakarta (Flight ke Istanbul) 2 November 2019

Hari ke 0, Balikpapan – Jakarta – Flight to Istanbul, Sabtu 2 November 2019

Turki , menjadi salah satu destinasi impian kami dan ternyata setelah iseng mengintip di applikasi Wego kami pun membuka applikasi traveloka kami pun dapat tiket yang menurut kami murah terlebih penerbangannya langsung dari Jakarta – Istanbul (tidak perlu ke KL, atau SG, biasanya dari dua kota itu penerbangan murahnya). Tiket kami beli via Traveloka naik Turkish Airline tgl 7 mei 2019 untuk penerbangan tgl 2 November 2019.



Kami juga mendapat diskon Rp.1.000.000 ada promo tiket keluar negeri dengan transaksi minimal 4 juta rupiah dapat potongan 1 juta. Jadi kami pesan tiket pp per akun masing masing di traveloka agar masing masing kami dapat diskon. Tiket Jakarta – Istanbul pp kami bayarkan ke Traveloka Rp.7.316.200/orang.



Setelah Tiket ke Istanbul beres . Tiba saat nya kami mencari tiket ke Balikpapan – Jakarta. Dan Entah kenapa dari tahun 2018 tiket penerbangan domestic harganya sangat mahal (update terbaru , info nya ada kartel dari penerbangan besar Indonesia) kami pun membeli tiket lion Air tanpa bagasi dengan harga 1 jutaan lebih per orang.


Kami sudah membeli tiket pp Balikpapan – Jakarta. Juga pada tgl 8 mei 2019 dan ini jadi pelajaran bagi kami untuk tidak tergesa gesa membeli tiket domestic  karena menjelang keberangkatan kami harga tiket malah turun..tgl 26 september kami di email oleh pihak Lion Air bahwa penerbangan kami dari Jakarta  - Balikpapan yang seharusnya 08.30 pagi di reschedule menjadi 17.30 sore. Suatu kesempatan kami pun ke kantor Lion di Bandara Sepinggan di Balikpapan, kami berencana reschedule  di jam yang tidak terlalu sore atau klo bisa refund saja untuk beli tiket maskapai lain. Dan info yang kami terima tidak bisa di refund di Balikpapan dan harus Refund di Jakarta bisa di Bandara.


Hari ini kami pun berangkat ke Jakarta dengan jarak menunggu di Bandara Jakarta yang cukup lama jadi seharian akan di Bandara saja. Dari rumah coba pakai Apllikasi Maxim untuk Taksi online ke Bandara Sepinggan..lagi promo jadi harganya terpaut sekitar Rp.15 ribuan sama Grab dan Gojek.

bawaan kami ..




Sesampai di Bandara kami pun cek in. Awalnya saya berdiri di salah satu konter tapi karena masih menunggu istri kemudian ada rombongan belakang saya mendahului antrian saya dan mereka lumayan lama karena masalah bagasi ..saya pun berpindah ke konter satunya dan ini menjadi keberuntungan kami. Sesuai peraturan penerbangan domestic , tongsis harus di bagasikan jadi kami khusus mengemas tongsis kami dan membagasikannya dengan membayar  biaya bagasi 1 kg (klo tidak salah Rp 48.000).


Kemudian di lanjutkan check in oleh istri saya dan saya pun memanggul tas saya kemudian memasukkan kotak tongsis ke Conveyor khusus barang non tas (di Bandara Sepinggan Balikpapan, Conveyornya terpisah) dan ini tenyata menjadi keberuntungan kami hari ini. Istri saya di minta menimbang tas nya dan nyaris 7 kq dan karena saya masih memasukkan kotak tangsing ke conveyor yang lain dan mas nya yang ct scan meminta saya menunggu sampai dia selesai mengecek isi kotak baru saya di persilahkan kembali ke konter lion. Karena saya memakan waktu lama da nada antrian di belakang dan karena tas saya bawa/panggul tas saya tidak di timbang..(pas di Jakarta saya iseng menimbang tas saya dan beratnya ternyata nyari 9 kg) keberuntungan jadi tidak perlu membayar bagasi lebih (bersyukur)..hehehe


check in counter


yang di kotak ada tongsis..khusus penerbangan domestik tongsis ga boleh bawa ke cabiin..

suasana ruang tunggu di Bandara Balikpapan
pesawat sudah  datang ..dan on time



Sesampainya di Jakarta, kami langsung menuju ke kantor lion air di kebarangkatan . Kami ingin memastikan bahwa tiket tersebut bisa kami bisa di refund..setelah bertanya di loket depan di sampaikan tidak bisa refund di kantor harus ke kantor di kota (Jakarta) lah gimana padahal kami bawa tulisan oret2an dari Balikpapan bahwa bisa di Bandara Jakarta kami pun di minta bertemu atasannya di dalam keberangkatan dan sama pula di sampaikan tidak bisa refund di Bandara harus ke kota atau telpon ke Customer Service dan kami minta pihak lion yang menelpon ke CS dan surprisenya lagi mereka ga punya telpon kantor jadi minta kami yang nelpon sendiri ..udah mulai marah marah dan akhirnya staff yang menurus kami yang menelpon kan tapi terputus (yang saya duga pulsanya habis hehehe) akhirnya biar jelas terpaksa kami telpon pakai hape saya di depan mas petugasnya ..inti nya bisa refund dan memang kesalahan dari Pihak Lion air Karena ada perubahan jadwal..Penerbangan Jakarta –Balikpapan  kami sudah di cancel oleh CS lion dan kami di minta untuk menghubungi CS Mister aladin (tempat kami membeli tiket) karena harus dari Travel agen nya yang menguru refund..kami sampaikan terima kasih ke staff nya kami kemudian lanjut ke terminal 3 (dengan kondisi kelaparan dan kepala sepaneng rasanya ingin buru buru makan dan duduk mengurus tiket kami ini dan harus beli tiket baru untuk kepulangan).

Bandara Soekarno Hatta

menuju kalayang ke T3



penampakan dalam kalayang





Di terminal 3 pas keluar dari kereta, saya sempat ketemu dan foto bareng salah satu pengamat selular nasional Pak  HSW (beliau adalah kakak kelas dan dosen kami waktu kuliah) pertemuan sangat singkat karena saya kaya keburu buru mau makan dan duduk mengurus tiket saya tadi..beliau habis menghadiri pameran indocomtech..(jadi pelajaran harus nya tetap tenang hehehe)..

cuman bertemu sekejab ..udah buru buru aja pengen makan dan urus masalah tiket yang kami cancel karena penerbangan balik Jakarta Balikpapan di pindah menjadi sore hari ..




Kami putuskan untuk makan di Yoshinoya karena ada promo dana dan kemudian duduk untuk membereskan tiket ke CS mister aladin dan kemudian membeli tiket baru , kami putuskan membeli tiket Sriwijaya air (Jakarta – Balikpapan) harga 900 ribu udah termasuk bagasi dapat harga lebih murah ..ada aja caranya yah klo harus dapat tiket yang lebih murah..

T3


makan dulu..sambil menghungi cs mister aladin dan beli tiket baru di traveloka


Sampai saat saya ngetik ini tiket refund belum kami terima karena masa prosesnya memang memakan waktu cukup lama dan…untuk tiket sriwijaya air yang kami beli  ini  akan menjadi cerita tragedy selanjutnya..(di dalam perjalanan kami ternyata Sriwijaya cerai dari Garuda Indonesia yang menyebabkan banyak masalah oprasional bahkan pembatalan penerbangan oleh Sriwijaya Air).


Trip ke Turki ini ada beberapa hal yang kurang pasti , karena saya membandingkan dengan trip kami ke Jepang dan Hokkiado di maret tahun 2019. Di Trip ke Jepang kami bisa memastikan bahkan sepeti JR pass dan hotel sudah bisa kami beli di Indonesia jadi trip sudah teratur sampai ke jam keberangkatan kereta (saya juga type orang yang senang apabila segala sesuatu sudah teratur).


Nah Trip ke Turki berbeda sekali..karena kami memutuskan untuk keliling Turki Via Bus (ada Aplikasi yang bisa cek jadwal Bus) tapi tiket bus harus beli di Turki dan kami masih bingung harus beli di mana jadi Itinerary yang kami buat akan jadi sangat dinamis (baca rentan berubah) di tambah beberapa destinasi yang kami tuju akan tergantung ketersedian one day tournya (khususnya myra, Demre Kekova) hanya tersedia hari tertentu..kami sudah jadwalkan untuk ke sana tapi kami juga harus punya plan klo one day tour nya tidak ada.


Jadi Trip ini kami hanya pesan hotel di Istanbul satu malam dan pesan hotel 2 malam di Goreme , kami spend waktu agak lama di Goreme karena sebagai back up plan klo Hot Air Balloon nya klo ga terbang.


Dalam proses booking penginapan di Istanbul saya salah masukkan data 1 hari sebelumnnya padahal saya pilih yang ga bisa di rubah jadwalnya dan saya pun mengirim pesan ke pihak hotel , pihak hotel balas dan bilang gpp klo saya pindah jadwal (kesalahan pribadi saya) dan tidak di kenai Biaya (masih ada kelanjutan cerita tentang Hotel ini..ada Tragedy ahhahahah) dan saya pun juga memesan hotel via booking.com di Goreme di Bed Rock Cave tapi di batalkan sepihak oleh pihak hotel nya..jadi harus pesan hotel di tempat lain.


Kembali ke Hari ini. Setelah makan dan urusan ke CS Mister aladin beres via chat dan email dan kemudian beli tiket baru Sriwijaya Air via Traveloka (pas ada Promo) beres kami pun bergesar ke tempat lain sembari menunggu waktu nanti malam untuk flight ke Istanbul.


Kami Putuskan nongkrong di Tous les jours (tenyata sepulang dari Turki , kafe ini bukan yang cabang bandara ada kasus soal intoleransi ).

tempat ini penting loh..buat ambil minum ..secara klo beli air mineral di Bandara mahal bgd


menunggu malam

aman dah klo udah gini









Melihat Tv/pengumanan kami udah bisa Check in jadi kami pun menuju check in counter...

rombongan umroh sepertinya

antrian udah panjang aja



hm..













Ketika saat nya kami pun cek in ke Turkish Airline dan meminta duduk sebelahan..dan di usahakan oleh bapak nya (flight penuh dan kami pesan tiket dengan kode booking yang berbeda demi potongan diskon Rp.1 juta)..syukurnya kami bisa dapat seat bersebelah  kemudian kami masuk ruang tunggu..


saya sempat mandi (ada shower room di T3 ) malamnya  naik pesawat ke Istanbul



beberap bulan sebelum trip ini saya sempat ke Jakarta dan kebetulan tiketnya garuda ..nah pas di T3 saya sempat lihat ada tempat mandi..nah skrg saya cari nihh


yey dapat


penampakan dalam kamar mandi





berhubung handuk udah masuk bagasi..jadi terpaksa pake tisu ..padahal udah ada tulisannya ga bioleh pake tisu untuk mengeringkan badan..maafkan ..


menunggu flight

bisa masuk pesawat

kelas bisnis ?
















Ada hal unik dalam penerbangan ini, bahasa banjar sangat serign terdengar ..sepertinya banyak rombongan umroh dari Banjarmasin..berasa flight nya bukan ke Turki tapi ke Banjarmasin jiahhh..!!!
























peralatan di dapat dari Turkish Airline




makan malam 

untuk minum saya pesan Raki..raki adalah minuman beralkohol tradisional Turki..mumpung gratis..jadi di Turki ga sudah beli lagi hehehe

sandwich selalu bisa di request sepanjang perjalanan





Sarapan

sarapan ada Turki..Kahvalti




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banjarmasin 14 -16 feb 2021

Banjarmasin 14 Februari 2021 Valentine di Banjamasin hehehehe..trus ngapain ya berburu kuliner .. ini mie bancir yang di cari di sampit dapa...