Hari ke 5. Jepang. Berjalan, berlari demi Doraemon, tersesat, tough day @ Tokyo.. Perjalanan Spritual… Kawasaki -Tokyo 22 februari 2017 ( Trip Jakarta, KL, Tokyo, Kyoto, Osaka, Singapore).

Hari  ini kami rencana check out jamm 07.00 perihal ini sudah kami message ke pemilik rumah. Jam 7 kurang saudara pemilik rumah sudah stand by agak telat sekitar 10 -15 menit kami pun check  out jam 07.15 an. Tetap tidak mandi pagi karena  sudah mandi malam sebelum tidur.


Berjalan sekitar 10 menit menuju Shin Egota Station kami sempatkan nyebrang dulu untuk membeli sarapan dan bekal makan siang. Kemudian kami lanjut naik Oedo line menuju Shinjuku Station.


Kunjungan ke Doremon museum jam 10 pagi masih cukup lama kami manfaatkan untuk mencari kantor Willer Bus (kami sudah pesan dan beli saat di Indonesia tiket willer bus , pilih bus malam  tujuan Tokyo – Kyoto).

Berdasar beberapa blog yang saya baca kita bisa chek in dulu di kantor dan bisa menitipkan barang di sana. 

Nah disini kesalahan saya, pertama kami dari station Metro menuju station JR  untuk mencari kantor willer tersesat dan mutar mutar memakai google map dan sempat bertanya dan sebenarnya sudah di arahkan  dengan benar oleh petugas . 

JR shinjuku Station , willer bus di lantai 3 nya..padahal kmai sudah di kasih petunjuk ke sini masih ngotot ke sumitomo building ...

Karena saya berpatokan  pada bloq yang saya baca , kami tetap mencari kantor willer bus. Bahkan kami sampai berjalan jauh ke sumitomo building. Sampai di sumitomo building kami di jelaskan memang di sini kantornya Willer tapi sudah bukan titik keberangkatan nya lagi.

Dari sumitomo Building kami kembali ke Shinjuku station karena jam sudah menunjukkan 08.30 an kami putuskan untuk menitip tas di loker saja dan bergesar menuju Doraemon museum.


Sampai di Shinjuku station, karena kemarin pas ke Hakone kami melihat bahwa station menuju doraemon kami lewati . Kami pun naik ekskalator  tempat  di lantai membeli Hakone pass  tiket.  

Mencoba mencari loker untuk menitipkan tas. Pas mencoba loker terkecil seharga 300 yen ternyata tas satu tas kami pun tak muat klo harus sewa dua loker atau loker lebih besar kami terlalu pelit karena uang nya bisa di gunakan untuk beli makan.

Kami putuskan untuk membawa saja tas kami dan langsung membeli tiket kereta Odakyu line kami memilih untuk turun di Mukogaoka yuen dan akan berjalan kaki sekitar 15 menit  biaya kereta 250 yen/person. Alternatif lain bisa ke Noborito station 250 yen kemudian bisa naik bus 210 yen menuju Doraemon museum. Kami tentu saja pilih alternative termurah hehehhehe..

Merasa percaya diri karena kemarin waktu ke Hakone kami melewati Mukogaoka yuen station kami pun memilih kereta yang sama. Ketika masuk kereta kami sempat di Tanya oleh salah satu turis kemungkinan dari China sempat jelaskan dan menyarankan bertanya pada petugas kuatir salah kasih saran.

Kereta pun berjalan , kaki masih capek  karena hampir satu jam tersesat  mencari kantor willer bus dan masih ga ketemu dan sempat memastikan melihat rute di dalam kereta bahwa melewati  Mukogaoka yuen station. 

Keanehan pun terjadi ketika kami melewati beberapa station tanpa berhenti ..dan kami sudah melewati Mukogaoka yuen station dan kereta tak berhenti. Kami pun ketuk jendela kaca  petugas kereta entah masinisnya atau petugas apalah kami bertanya koq ga berhenti di Mukogaoka. 

Keterbatasan bahasa inggris campur bahasa jepang dia menjelaskan dan Ga ngerti. Tadi nya yang percaya diri kami pun panic karena udah jam 09.30 an wah kami bisa telat masuk Mesuem yang tiketnya jam 10.00.

FYI , kami salah naik kereta. Kereta yang kami naiki adalah kereta semi Ekspress , kereta ini hanya berhenti di station besar /interchange Station. Harusnya kami ga perlu naik ekslator di Odakyu Building dan mencari Local train yang akan berhenti di setiap Station.
Setelah melewati beberapa Station kami pun turun di salah satu Station (maaf lupa nama stationnya) udah sekitar jam 09.30 muka semakin panic. Kami pun berlalu turun station dan naik tangga nyebrang untuk nyari kereta arah sebaliknya yang akan turun di mukogaoka  atau Noborito. Turis yang tadinya nanya ke kami sekarang pasang muka aneh melihat kami yang panic karena salah naik kereta (mungkin dia mikir slamet slamet..untung di suruh Tanya petugas hahahahahaha ).

Tak lama ada kereta  dan kali ini karena waktu yang mepet  kuatir salah naik kereta lagi saya nanya ke petugas apakah kereta ini akan berhenti di Noborito ..fix.  Saya memutuskan kita berhenti di Noborito aja karena waktu mepet trus naik bus. Tapi istri saya bilang kita lebih baik berhenti di mukogaoka aja kemudian jalan kaki. 

Perhitungannya seperti ini, sekarang 09.35 an sampe mukogaoka jam 09.45 an masih ada waktu 15 menitan jalan kaki ke museum. Klo kita berhenti di Noborito (noborito satu station setelah mukogaoka) mungkin sampe noborito jam 09.50 an belum lagi masih nunggu bus bisa telat kita.

Saya pastikan dulu ke istri , klo kita mungkin akan berjalan cepat atau berlari dengan membawa tas ransel klo kita turun di mukogaoka . Dia pun tidak masalah. So kita putuskan turun di mukogaoka Fix !!. Oia kami ga beli tiket lagi untuk kereta karena tidak keluar station hanya berpindah saja.

Di kereta kami sudah set google map, begitu kereta sampai di Mukogaoka Station kami pun langsung berlari keluar udah mirip banget  peserta Amazing Race (acara tv di AXN ) . 

Dengan petunjuk dari google map kami mencoba berlari lurus dan mencari petunjuk ke Doraemon Museum. Kombinasi berlari kecil dan berjalan cepat  dan kuatir salah pilih jalan lagi seperti tadi pagi akhirnya sampai ujung jalan ada petunjuk belok kiri menuju Doraemon museum.  Tetap kombinasi berlari kecil dan jalan cepat sambil pegang hape liat google map untuk pertama kali nya saya berkeringat di suhu di bawah 10 derajat. 




suasana kota kawasaki, tengang dan nyaman..sekilas mirip mirp di komik doraemon

09.57 kami pun sampai di gedung museum dengan muka lega dan napas naik turun ada kepuasan tersendiri dan kebahagiaan jadi teringat pepatah Arab ” Man jadda wa Jaddda” (barang siapa bersungguh sungguh pasti akan mendapat hasil).


Bisa di lihat kami sampai di Mugaoka jam 09.44 kemudian kombinasi lari kecil dan jalan cepat menuju Doraemon museum ..sampai Doraemon museum sekita 09.57


Sejujurnya saya udah merasa tidak enak dan bersalah bahkan sudah meminta maaf  ketika di kereta semi ekspress . Pertama karena kita udah mutar mutar nyari kantor willer pagi ini, kemudian kita salah kereta dan kemungkinan gagal mencapai museum doraemon.  
Begitu sampai Museum saya merasa kan kebahagian dobel juga. Pertama kami berhasil dengan perjuangan sampai museum tepat waktu bahkan masih kurang 3 menit sebelum jam 10 (sebenarnya ada toleransi 30 menit keterlambatan bagi pengunjung saya udah baca waktu di indo, tapi hal ini baru saya sampaikan ke istri waktu di indo. Dia ga marah..coba di sampaikan saat hari ini ,,..bisa bisa….). 

sudah ada nuansa doraemon di jalan menuju museum..

ini lebih jelasnya (foto di ambil pas pulang karena pas berangkat lari lari )

petunjuk juga ada di jalan..

udah di sambut P Man..

Kebahagian ke dua ini bagaikan perjalanan “spiritual” bagi saya bisa berkunjung ke Doraemon museum, saya penggemar doraemon dari kecil dan sempat beli dan koleksi komik doreamon. Kondisi ekonomi keluarga saya yang sangat sederhana waktu itu tapi masih di manjakan sama Alm mamah saya. (teringat naik becak ke supermarket sinar jemur sari Surabaya naik ke lantai dua ke gramedia beli komik doraemon…aihhh manja dan nakalnya diri ku dulu) karena nomanden dan pindah ke ruamh sepupu  komik dan peninggalan mamah waktu beliau tidak ada saya udah lupa sumbangkan ke siapa.


leganya udah sampe sini..antrian menuju kedalam museum..


antrian di dalam..di depan atau belakang kami ada orang indonesia..

Di depan museum, kita tinggal menunjukkan tiket dan mengambil  seperti hape maenan yang fungsinya menjelaskan apa saja yang ada di museum mintalah yang bahasa inggris. Museum ini sejatinya bernama Fujiko F .Fujio Museum beliau adalah adalah pencipta doraemon dan beberapa tokoh kartun lainnya. 

Di sebagian besar museum berisi skestsa asli dan peninggalan pribadi nya dan kita tidak di perkenankan mengambil foto. Setelah selesai kita menonton film yang hanya di putar di museum ini, walapun bahasa jepang toh kita masih bisa mengerti tentang isi film nya walaupun agak meraba raba hahhahaha. 

wall paper,,

area bermain anak..lucu ada terowongan guliver


antri nonton film doraemon, yang hanya ada di museum ini..




hall setelah dari museum



pajangan dinding

tiket buat nonton film doraemon di muesum..

Kemudian kami lanjut berfoto dan play Ground dan tak lupa membeli  Dorayaki di toko sebelah restoran.

play Ground lantai 1




lucu yah 

pipa beton legendaris

foto keluarga orang jepang hehehe..
sempatkan beli dorayaki..uenakk ternyata..


Sekitar jam 12 an kami meninggalkan museum , kembali berjalan kaki ke mukogaoka station. Kami sempatkan duduk dan makan siang di taman. Makan bekal yang kami beli tadi pagi di minimarket dan Mi sedaap cup terakhir  yang kami bawa dari Indonesia.  Setelah makan siang kami sempat berjalan kaki sambil menikmati suasana kota Kawasaki yang mirip di komik doraemon.

ternyata harus tekan tombol dulu klo mau nyebrang..

nyebrang meninggalkan museum doraemon

makan siang di taman di kawasaki , termos dan mie instan cup kami bawa dari Balikpapan

Mukogaoka Station kami kembali membeli tiket Odakyu (tidak di cover Tokyo metro ) menuju Shinjuku station, kali ini naik local train dan benar saja perjalan memakan waktu lebih lama karena di setiap station berhenti.

Sesampai di Shinjuku station sudah lumayan siang kami pun beralih munuju station metro untuk melanjutkan perjalanan ke Tokyo Sky Tree.


Berbekal Aplikasi Metro Tokyo. Dari Shinjuku naik Shinjuku line ke Bakuro yokoyama kemudian jalan kaki 4 menit pindah ke  Higashi nihombashi  via asakusa line turun ke Oshiage Sky tree. Semapt bingung pas turun ke exit mana karena keterangan exitnya tidak sejelas MTR di Hongkong mungkin karena metro ini sejatinya tidak di peruntukan untuk turis melainkan untuk warga local (turis mungkin lebih enak pakai JR, tapi mahal bingitss ). Kami hanya berfoto dengan back ground gedung Tokyo Sky tree karena waktu mepet ga sempat naik , sejujurnya memang tidak ada rencana naik hehehehe.

aplikasi Tokyo Metro


Tokyo Sky tree



Selanjutnya kami ke Sensoji Temple. Dari Oshiage Skytree  via asakusa line kami turun di Asakusa. Sekali lagi bingung exitnya karena tidak ada petunjuk yang enak.  Setelah menemukan exit kami pun masih bingung harus belok kiri atau kanan coba google map tapi juga buta arah kami pun bertanya ke orang dan di arahkan ke Sensoji Temple.


foto yang tak jelas..tapi masih terlihat kan lampion legendarisnya ?


Hanya berfoto di depan Lampion yang iconic dan tidak masuk karena waktu udah jam 15.00 an. Kami pun melanjutkan perjalanan. Oia pas foto di depan sensoji kami sempat di dorong oleh bapak bapak yang mau foto keluarga dengan backround yang sama , dan bapak ini orang Indonesia..hah!!!..


Rencana awal saya mau foto di depan Tokyo Station tapi Karena udah sore dan ngeliat di app agak ribet ke Tokyo station kami putuskan langsung ke Akihabara.  Dari Asakusa  via ginza line ke ueno hirokoji kemudian jalan kaki 3 menit Naka okachimachi via hibiya line turun di akihabara. 

Sesampainya di Akihabara kami tetap bingung harus exit di mana menggunakan google map ntuk menuju lokasi AKB 48 dan pusat penjualan atau toko toko yang berjualan game. Disini saya paham pas liat station JR pas di pusat situ. Tinggal keluar station JR udah sampe pusatnya akihabara sedangkan klo naik metro harus berjalan kaki sekitar 10-15 menit menuju pusat akihabara atau AKB 48 (yang metro kan murah hehehehhe).

salah gaya..masa gaya chibi..

sepertinya personil AKB48

cafe Gundam..


penampakan perjalanan menuju dari station ..khusus DEWASAH..

Setelah hanya foto foto saja kami pun balik ke station metro. Kembali lagi agak muter muter. Karena di station metro yang kami keluar tadi kami harus pindah station . setelah mengikuti petunjuk di station dan keluar lagi kami pun baca peta ternyata ada bule di belakang kami yang mengalami hal serupa hehehehe.. kebetulan di station ini ada Atm seven bank kami pun mengambil uang dulu (setelah cek di inet banking hari ini rate terendah selama ambil duit di jepang).


Kami pun menemukan station. Iwamotocho  via Shinjuku line turun di kudanshita , kemudian pindah Hanzomon line. Di saat pindah ini kami sempat bertanya kepada petugas takut salah naik kereta karena tulisannya ekspres ke Haneda. Setelah melewatkan satu kereta (takut salah naik) tinggal kami aja dan memastikan Tanya lagi kami pun naik ke Shibuya.

Sampai Shibuya, tetap kesulitan mencari exit dan akhirnya nemu tujuan kami adalah zebra cross shibuya yang legendaris itu dan patung Hachiko. Sampai Shibuya udah sekitar jam 18.00 an. Kami putuskan untuk jalan kaki dari shibuya menuju Harajuku dan menuju Shinjuku Station karena tiket 48 jam metro pass kami sudah habis toh Bus kami masih jam 22.00.

nyobain..shibuya crossing



Patung Hachiko



Berbekal google map kami jalan kaki dari shibuya.  Sempat makan malam di seven eleven dekat harajuku kemudian kami pun melanjutkan ke Shinjuku station. Mungkin karena kami sampai Shinjuku di sekitar 18.30 kami ga menumukan orang orang yang berdandan aneh aneh.

ngopi panas dulu..lebih mahal di banding di shin egota padahal sama Boss

shopping pernak pernik murah di sini...


bagunan yang tipis..

kami kira ini kawasan harajuku..ternyata dekat harajuku

ini baru harajuku street..


makan malam di Sevel , kirin beer sebagai reward lelah hari ini..

Sempat terhenti hampir setengah jam menunggu kereta melintas yang semua kereta Odakyu. Kami pun sampai di Shinjuku Station.  Nah ini, harusnya kami teliti dulu print out tiket kami yang di email willer . 

Disini jelas di tulis lokasi menunggu bus (guys, baca bloq lain sangat membantu tapi cermati  juga document mu yah kan bisa saja sudah berubah kondisinya) kami pun bergegas ke JR Shinjuku Station dan naik ke lantai 2 dan memang sekarang semua bus di pusatkan di sini.

Sempat bertanya di lantai 2 saya di arahkan untuk naik satu lantai lagi untuk keberangkatan bus (lantai dua untuk kedatangan bus).

Sampai di lantai 3 kami pun langsung bertanya ke information yang counternya berada di tengah. Dan di arahkan menuju halte di luar. Kami pun survey dulu ke halte di luar. Karena Suasana dingin kami pun kembali masuk tapi sayangnya tidak mendapat tempat duduk. Di lantai ini juga tersedia loker berbayar  (udah ga seperti di bloq yang saya baca, di sini pusat semua bus yang akan berangkat).


Bagian information.. 

layar pengumuman

Ada loket , tapi berbayar..

tariff loker


Suasana ruang tunggu , kursi terbatas

ada family mart di dekat pintu masuk..makin malam makin ngular antri bayarnya..





bikin bentang bentengan dari koper.. ada dua orang gadis di balik koper ini..

tak dapat kuris melantai pun jadi ..tapi dingin lantainya..





Sempat mengalami sakit perut, kami pun turun ke lantai dua untuk ke toilet. Enakan di toilet anget hahahaha, karena masih lama kami pun sempatkan diri mampir ke tourist information.


di toilet ini hawa nya lebih hangat..

penampakan dari jendala toilet ..orang jepang masih bisa nongkrong di luar sambil ngopi..


Andai ke sini dulu ada kemungkinan bisa dapat souvenir klo tag di medos.

Kurang 30 menit dari keberangkatan kami pun naik lagi ke atas dan menuju ke halte. Saya sebenarnya mau duduk di tempat sebelum halte karena saya liat di halte tulisan nya bukan willer bus. Tetapi istri saya bilang kita ke lebih enak tunggu di halte kita aja dan ternyata itu bus yang kita naikin “ada pertolongan” klo ga bisa ketinggalan lagi..lebih baik inisiatif Tanya walaupun bukan tulisan willer bus. (benar peribahasa ga bertanya sesat di jalan, ga bertanya ketinggalan bus hiksss..hiks..)


ini contoh aja, bus kami ga ada tulisan willernya..tanya aja jangan malu malu ntar malah salah atau di tinggal bus


Kami pun memasukkan tas ke bagasi dan naik ke bus dan duduk sesuai seat.



 
ada tirai hitam ..jadi kita ga bisa liat luar dan driver..

petunjuk dalam bus

kebetulan depan saya duduk petugas bus..orangnya minta maaf dulu pas mau nurunin kursi..saya cuek aja ke kebelakang saya hehehehe..



 
Total perjalanan hari ini...

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banjarmasin 14 -16 feb 2021

Banjarmasin 14 Februari 2021 Valentine di Banjamasin hehehehe..trus ngapain ya berburu kuliner .. ini mie bancir yang di cari di sampit dapa...