Hari ke 2 Jepang (Kyoto : Kiyomizudera & Fushami Inari) 3 Maret 2019


Hari ke 2


Kyoto
Minggu, 3 Maret 2019



Morning call jam 07.00 pagi. Ya istilah morning call jadi akrab karena klo ikut tour pasti di morning call..klo bacpackeran ga mungkin di morning call..di kamar ga ada telponnya hahahhaha…

Mandi dan sarapan langsung Check out ..


Berakfast 




sering banget lihat mesin kopi selama di jepang..kepikiran beli..tapi gimana service klo ada yang rusak ?..di indomaret point sering nemuin mesinya rusak..


sarapan ala buffet




sarapan saya



klo sudah makan, kartu di balik menandakan sudah selesai sarapan



Setelah check out,  istri sempat membeli matcha hot di Starbuck di sebelah lobby Hotel.







lumayan dapat tester







Perjalanan ke Kyoto sekitar 2 jam via bus Rombongan.

saya kebetulan bawa sandal hotel jadi selama perjalanan di bus bisa pakai sandal saja ..mirip orang jepang

penampakan suasana dalam bus


Oia, kemarin kan saya cerita klo teman istri bela belain dari Kyoto ke Osaka padahal ketemuan mungkin ga sampe 1 jam..nah hari ini kan kita ke Kyoto..ternyata hari ini dia ga bisa jadi kemarin di bela belain ke Osaka.


Destinasi pertama di Kyoto ada Kiyomizudera Temple. Kami punya pengalaman unik pada tahun 2017 pas ke sini…Di bela belain lari lari karena udah kesorean ternyata tutup nya lebih sore di banding temple yang lain.


Masih seperti 2017 yang lalu proses renovasi masih berjalan …beruntungnya  kami di sini ada beberapa pohon sakura yang mulai berbunga..

perjalanan menuju kuil



kiyomizudera 


ada sakura yang mekar...








masih revovasi dari tahun 2017





lagi serius berdoa orang jepang...




mumpung ada yang bersedia fotoin kita (guide local Indonesia nya ahahaha)




Parkir bus , cukup jauh dari Temple ..dalam perjalanan kembali ke bus ..istri menemukan toko yang menjual pernak pernik Totoro dan akhirnya beli lah boneka nya ..kami masih menyisakan itinerary pribadi ke Ghibli museum (studio yang yang memproduksi banyak animasi , termasuk Totoro).



di kyoto banayak orang asing atau orang jepang sendiri yang sewa kimono untuk jalan jalan..sangat mendukung sie karena banyak situs situs yang kuno


beli minuman hangat..di vending machine jepang ada jual minuman dingin dan hangat...


nyoba beli bakpao ..lumayan mahal 500 yen..bandingkan denga harga chik yen (bakpoa khas surabaya..10 x lipat harganya)

istri ku koq liat aja yang ginian...


serba totoro



selalu senang liat mobil jepang..kecil, lucu , keren..

parkiran bus

sebagai pelipur lara yang ga bisa langsung ke Ghibli museum karena udah sold pout tiketnya..


Selanjutnya makan siang di Restorant all u can eat di pusat kota Kyoto..


Restoran temapt kami makan siang

sistem buffet , tersedia berbagai jenis makanan


selalu ada mesin kopi...

makan siang kami





suasana pusat kota kyoto



Setelah makan siang , Destinasi selanjutnya Fushami inari.

Seperti di tempat pertama tadi parkir bus cukup jauh dari kuil. Kami harus berjalan sekitar 10 menit menuju kuil.


melawati kuburan jepang 


Fushami inari

mumpung ada yang fotoin lagi heheheh

mumpung ada yang fotoin lagi..

mumpung sepi..tapi kamera nya goyang...

sudah padat pengunjung yah

ketemu pasangan jepang yang pakai pakain tradisional

kami ajak foto

food stall di luar kuil,,wenak2..kami tak beli makanan karena udah radang dan batuk,,jaga kondisi badan dan dompet hehehehe


Di jepang ada Ignis Gold



melewati perlintasan kereta api kembali ke parkiran bus



Sekembali ke Bus kami mampir ke lawsoon minimarket yang tadi sudah kami tandai (tadi di minta langsung ke kuil ga boleh mampir2). Ada loopi machine kami pun minta tolong ke petugas di mini market bahwa kami mau beli tiket Ghibli museum untuk tanggal 12 maret 2019. Seperti hal nya museum Doraemon tiket ghibli hanya bisa di beli di Jepang dan via Machine ini.


Dan ternyata kenyataan pahitnya tiket Ghibli ini “gaib” masa selama bulan maret 2019 sudah sold out..Hah!!!!! ..kami sudah estimasikan beli sebelum kunjungan dan  dari informasi yang kami dapat klo ghibli ini sering penuh…tapi ini “gaib” nya keterlaluan masa selama maret sold out..hiks..!!

Belakangan tiket ghibli ini bisa di beli via applikasi Klook tapi bersama walking tournya di harga Rp 650 an ribu per orang (klo beli tiket saja lawsoon hanya Rp 200 ribuan) kami pun tidak beli di klook karena merasa terlalu mahal masa harga nya mirip Disneyland..


ini mesin loopi yang di lawsoon minimarket ..untuk beli tiket Ghibli museum..sayang nya tiket sudah sold out selama bulan maret 2019

Kembali ke Bus, rombongan melanjutkan perjalanan ke Hida (Nagano). Perjalanan sekitar 4 jam melewati perbukitan dan melawati hujan salju.

stop di rest area..





tolietnya ramah anak dan penyandang disabilitas


mobil apa ini ??..logonya lucu

kami juga dapat beberapa snack dari guide 

ini khas hokaido katanya dan enak..

Sampai di hotel sekitar jam 7 an malam kita langsung makan malam dan di umumkan ada acara bebas dan bagi yang mau Onsen bisa melakukanya di lantai bawah ..Hotel kami ada fasilitas onsen (mandi air panas di kolam). Bagi yang punya penyakit jantung tidak di perbolehkan untuk onsen.

udah dingin hujan pulak



Hotel kami malam ini

Hida Hotel Plaza



makan mala kaizaki set

per orang makan segini

di panaskan



penampakan kamar kami..oia di jepang walaupun suami istri .sering dapat kamar 2 kasur..karena di jepang banyak tersedia kamar dengan dua kasur dari pada single yang besar










Saya dan istri keluar lagi untuk membeli obat karena udah mulai drop dan persedian obat dari Jakarta udah habis ..karena di luar gerimis kami pun pinjam payung ke receiption untuk ke Seven Eleven.  Kami berfikir klo ke minimarket ada jualan obat kaya di Indonesia ..sangat berbeda di Jepang..obat tidak di jual bebas harus ke Apotik..

Sempat Tanya petugas di Sevel di kasih petunjuk untuk ke apotik..sempat nyari tapi karena kondisi yang sepi dan agak gelap dan hujan ..kami memilih kembali 
ke hotel.

petunjuk ..fasilitas hotel

keren pink..

seven eleven 
lebih gampang cari giniian dari pada obat batuk hiks..hiks...



beli dah..

balik ke hotel jalan kaki dengan payung pinjaman..


mampir ke toko di lobby hotel

lebih mirip agar  agar jelly gt..hahahhhah

di setiap hotel di sediakan  mirip 2 gini lah,,,siab2 tidur ,,,sedangkan istri mau onsen

Untuk alasan kesehatan dan malu saya tidak mau untuk onsen..onsen di jepang di pisahkan untuk pria dan wanita dan tidak boleh pakai sehelai pun.
Istri saya di ajak salah satu peserta tour dan mereka pun onsen sembari di kasih beberapa obat persedian dia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banjarmasin 14 -16 feb 2021

Banjarmasin 14 Februari 2021 Valentine di Banjamasin hehehehe..trus ngapain ya berburu kuliner .. ini mie bancir yang di cari di sampit dapa...